Gede Ingin Ubah Wajah Kompetisi Internal Persija

JawaPos.com – Direktur Persija Jakarta, Gede Widiade ingin mengubah wajah kompetisi internal Persija. Gede akan mengadopsi sistem kompetisi di PSSI Surabaya yang menganut format home and away. Ia ingin mendorong klub internal Persija untuk memiliki lapangan sendiri.

Persija memang salah satu tim profesional yang masih memiliki kompetisi internal. Sama halnya yang terjadi di Persebaya Surabaya, kompetisi internal Persija juga rutin menyumbangkan pemain untuk klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

Pemain ternama macam Sinyo Aliandoe, Anjas Asmara, Iswadi Idris, Sofyan Hadi, Sutan Harhara, Leonard Tupamahu, dan Hasyim Kipuw merupakan jebolan kompetisi internal Persija.

Dengan jabatan barunya sebagai Direktur Persija, Gede juga ingin mengubah sistem kompetisi internal di Jakarta. “Menggunakan sistem home and away dengan match winner fee setiap pertandingan,” ucap Gede ketika ditemui di Surabaya.

Menurut pria asal Wonokromo, Surabaya ini, ada dua keuntungan jika kompetisi internal memberlakukan sistem home and away. Pertama, Gede ingin memberikan jam terbang kepada perangkat pertandingan untuk menghadapi massa.

“Kedua, masyarakat bisa menikmati tidak hanya di satu lapangan, tapi di semua lapangan. Klub juga memaksa diri untuk memiliki lapangan. Jelek pun tak apa. Dengan demikian, mau tidak mau akan membuka hati dan mata kepala daerah untuk menyediakan lapangan olahraga,” sambung Gede.

Gede menilai sistem ini telah sukses diterapkan semasa ia memimpin PSSI Surabaya. “Ini nanti yang akan saya lakukan di Jakarta. Kami sudah cukup sukses melakukannya di Surabaya,” tutup Gede. (saf/JPG)

Sumber: Jawapos.com

Spread the love

Leave a Reply