Kompetisi Internal Persija sudah berlangsung di pekan perdana

NextGen Competition Series

Kompetisi internal klub anggota Persija kini mulai digulirkan.

Sejak vakum nya kegiatan kompetisi di tahun 2015, setelah diberlakukannya sanksi FIFA, Persija Foundation hanya menggelar Turnamen U17 di rentang waktu November 2016 – Februari 2017 dengan partisipan 23 Klub anggota Persija. Sementara itu Asosiasi PSSI Kota Jakarta Pusat menyelenggarakan Festival Sepakbola Usia Muda  pada bulan April 2017, dengan melibatkan SSB di Jakarta dan SSB yang terafiliasi dengan  Klub-Klub anggota Persija.

Launching kegiatan dengan tajuk “Jakarta Football Youth Development Programme” terselenggara pada hari Sabtu tanggal 24 Maret 2018 di Lapangan Petaksinkian (UMS). Mewakili Gubernur DKI Jakarta, Bapak Jamil (Dispora DKI Jakarta) menyambut gembira dan berharap kegiatan tahunan yang kembali diagendakan pada tahun 2018 ini akan menjadi agenda rutin di Jakarta. Acara berlanjut dengan pertandingan eksebisi yang mempertemukan Persija AllStarsPlus dengan tim asal negeri jiran yakni (Veteran) Persatuan Bola Sepak Melayu Malaysia yang diantaranya diperkuat oleh Mohd. Shaimee Harun (ex Negeri Sembilan FA dan PDRM Malaysia), Zulkipeli Hussein (ex Kelantan FA), Razali Rashid (Singapura), beberapa mantan pemain kebangsaan dan negeri di Malaysia seperti: Faraok Ismail, Khamal Idris, Asmil Azali, Raja Khairuddin Raja Hamid, Wan Kamaluzaman Mohammed, serta Kamaruddin Shawkkathali.

Adapun Pembukaan Kompetisi diselenggarakan pada tanggal 29 April 2018 di Lapangan Petaksinkian yang diresmikan oleh Ketua Umum Asosiasi PSSI Provinsi DKI Jakarta. Setelah pertandingan antara Legenda Persija (Dede Sulaiman, Marsely Tambayong, dkk) serta Pengurus Asprov PSSI dan Persija Foundation, dimulailah Kompetisi Liga Usia Muda dengan peserta rentang usia 8-14 tahun pun dipertandingkan di Lapangan Petaksinkian.

Sementara itu, Kompetisi Internal Persija yang melibatkan 30 Klub Anggota Persija baru bisa bergulir di akhir Juni 2018, setelah mendapatkan kepastian izin penggunaan lapangan sepakbola di Stadion Taman Sari. Lapangan Banteng, yang dicgadang-gadang jadi venue utama, baru bisa digunakan di bulan September 2018, setelah rampung direnovasi dan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta. Sementara itu, 2 (dua) lapangan yang diajukan sebagai venues pertandingan, yakni Lapangan VIJ dan GOR Sunter belum didapatkan kepastian izin penggunaannya dari pengelola.

Tak ada akar, rotan pun jadi…dengan kondisi yang ada, Persija Foundation selaku operator kompetisi menjalankan roda kompetisi internal dengan menggunakan 2 (dua) lapangan yang available dan menetapkan jadwal pertandingan hingga akhir Desember 2018. Sejak bulan September, Lapangan Banteng akan menjadi venue untuk klub-klub Divisi Utama dan Lapangan Taman Sari merupakan venue bagi klub-klub Divisi Satu.

Kompetisi memang belum bisa berlangsung dengan ideal, dimana 30 klub yang tersebar di wilayah Jakarta ini bisa bertanding setiap pekannya. Namun, semangat bertanding dan berkompetisi telah kembali menyala. Semoga berkelanjutan dan terus dibenahi, sehingga menjadi wadah kegiatan positif bagi anak-anak muda Jakarta, untuk bersosialisasi, mengembangkan diri, berkompetisi, memahami regulasi dan meraih prestasi.

Untuk Jakarta yang lebih baik…untuk Sepakbola yang berprestasi…untuk Pemuda yang menjadi harapan Bangsa…

Berikut Hasil Pertandingan Kompetisi Internal Persija di Pekan Perdana:

DIVISI UTAMA

Menteng Yunior 2 – 1 UMS

Hercules 3 – 1 Maesa

Atamora 2 – 1 Trisakti

Putra Indonesia 0 – 3 MC Utama

Tunas Jaya 5 – 0 Karya Utama

DIVISI SATU

Jayakarta 1 – 2 AC Suah Api

Persija (Muda) U17 0 – 0 Monas

Putra Nusa 1 -1 Gunjati

MBFA 0 – 3 Metros

Red Demon 2 -3 Pratama

Setia 5 – 3 POP

#footballinharmony

#spirittobasic

#ProudToBePersija

#NextGenCompetitionSeries

#KompetisiInternalPersija

#PersijaFoundation

#HopeAndCourage

 

Spread the love

Leave a Reply