Macan Kemayoran Mulai Meramu Embrio Persija Academy

JAKARTA – Era baru Persija Jakarta yang ditandai dengan tagline baru yakni PERSIJA GW (MY PERSIJA), dan masuknya Gede Widiade sebagai Direktur Persija, mulai membawa perubahan signifikan yang menjanjikan.

Tak hanya tim senior yang kian mapan, dengan mess dan lapangan latihan yang mumpuni, meski hanya sewa, tim usia muda Persija pun mulai dibentuk. Ini seperti jadi embrio untuk masa depan tim Macan Kemayoran.

Ya, mulai musim ini, Persija resmi memiliki lima kategori tim. Lima tim itu adalah Persija (senior), Persija U.21+, Persija U-19, Persija, U-17, dan Persija U-15. Tiap kategori usia pun telah ditentukan.

Untuk tim usia 21 tahun (plus), mantan pemain Persija Benyamin Leo Betty dipercaya sebagai arsitek. Tim inilah yang dipersiapkan menjadi kawah candradimuka pemain muda sebelum promosi ke tim elit.

Berikutnya ada Jan Saragih sebagai pelatih Persija U-19. Tim ini sudah terbentuk dan sedang bersiap tampil di ajang Liga 1 U-19, awal pekan depan. Dalam hal ini tangan dingin Jan ditantang, sebab biasanya usia muda Persija tak punya taring.

Kategori berikutnya, yakni Persija U-17, diberikan kepada Herry Latief. Mantan Pemain Persija ini didapuk sebagai nakhkoda tim Macan Muda untuk tampil di ajang Piala Soeratin 2017.

Sedangkan kasta terakhir, usia U-15 ditangani H Sugih. Tim ini sengaja dibentuk untuk menciptakan janjang pembinaan yang berkesinambungan. Untuk usia ini, rencananya sebuah kompetisi akan jadi sarana ikut serta.

Dengan ini, internal Persija pun akan rutin melakukan pemantauan pemain. Pemain-pemain berbakat ini akan digabungkan ke dalam Persija Academy. Inilah cikal bakal masa depan Persija yang cerah.

“Semuanya sedang on going process. Infrastruktur untuk Persija Academy ini sedang kami persiapkan,” kata Budiman Dalimunthe, pengurus Persija yang juga Ketua Askot PSSI Jakarta Pusat dan Ketua Persija Foundation.*

Sumber: m.topskor.id

Penulis: Abdul Susila

Editing: 412

Spread the love

Leave a Reply