Pembinaan Pemain Usia Muda ala Persija Jakarta

#footballinharmony #ProudToBePersija #HopeAndCourage

Layaknya sebuah klub Profesional, pembinaan pemain usia muda sudah barang tentu menjadi dasar yang dibutuhkan untuk keberlangsungan regenerasi di masa yang akan datang. Beragam cara dilakukan guna mencetak para pemain muda yang nantinya akan dapat diproyeksikan masuk skuad tim senior.

Tidak terkecuali untuk Persija Jakarta yang tiap tahunnya rutin menghelat kompetisi para pemain muda melalui klub internalnya. Ajang ini terbukti cukup ampuh melahirkan para pemain, sebut saja beberapa nama seperti Soetjipto Soentoro dan Yudo Hadianto yang berkiprah dari tahun 1960-an, ada Sofyan Hadi, Oyong Liza, Andjas Asmara, Simson Rumahpasal, Johannes Auri, Andi Lala, Dede Sulaiman, Rully Nere, Marsely Tambayong dan beberapa penggawa Persija yang juga berkiprah di Tim Nasional di tahun 1970-1980 an, juga ada Toni Tanamal, Patar Tambunan, Berti Tutuarima, David Sulaksamono, Adityo dan Didik Darmadi di era berikutnya, serta yang terkinai seperti Ramdani Lestaluhu, M. Robi, Hasim Kipuw, Adixi Lenzivio, Fahreza Agamal dan masih banyak lainnya yang memulai karier di usia mudanya dari kompetisi internal Persija. Kondisi ini bisa tercipta lantaran Persija memproyeksikan kompetisi internal untuk para pemain muda unjuk gigi. Seperti yang diungkapkan Sekretaris Umum Persija Budiman Dalimunthe, “Peserta dari kompetisi internal kami fokuskan untuk pemain muda. Pembinaan berjenjang hal yang menjadi sorotan.

“Setiap tim minimal mendaftarkan 18 pemain dan maksimal 30 pemain. Dimana dalam satu tim diwajibkan untuk mengunakan pemain U-21 kelahiran tahun 1997 paling sedikit 12 pemain, untuk U-23 kelahiran tahun 1994 maksimal 9 pemain dan sisanya untuk pemain senior kelahiran tahun 1987 boleh menggunakan 6 pemain,”papar Budiman Dalimunthe lebih lanjut.

Hal ini dilakukan agar kedepannya para pemain yang main dalam kompetisi ini kedepannya memiliki jenjang karier yang baik, karena sudah pasti ada talent scout yang dilakukan Persija. “Selepas dari tim internal jika memang bermain baik tim Persija Muda (U-21 dan U-19) dan Pra PON DKI (U-23) sudah menunggu mereka untuk bisa bergabung. Bahkan bukan tidak mungkin bisa bersaing dalam tim utama Persija Jakarta yang bermain di kompetisi tertinggi Liga Indonesia, pungkasnya.

Penulis : (Qharry-JO)

Sumber: http://jakonline.asia/2018/03/21/pembinaan-pemain-usia-muda-ala-persija-jakarta/

 

Spread the love

Leave a Reply