Persija Jaman Now

Bermain di AFC, Siap-Siap Mendunia

Eko Yudiono
Media Officer Persija

Persija terakhir kali berkompetisi di level Asia pada 2001 silam. Ketika itu, Macan Kemayoran menjadi kampiun setelah mengalahkan PSM Makasssar dengan skor 2-3. Kemenangan yang fantastis. Gol-gol Persija ketika itu dicetak oleh Imran Nahumarury dan brice Bambang Pamungkas.

Nah, musim ini, meski Persija tidak menjadi kampium, namun tim kebanggaan warga Ibukota ini berhak tampil di AFC Cup. Sebab, meski finish di posisi keempat, namun Persija berhak mewakili Indonesia lantaran, dua tim Bhayangkara FC dan PSM tidak lolos secara administrasi.

Meski demikian, kualitas Persija baik dari segi permainan dan kekompakan tidak diragukan lagi. Meski di awal musim kemenangan seolah malu-malu menghampiri, namun step by step Persija menunjukkan powernya.

Di laga terakhir menjadi buktinya. Meski sempat tertinggal dan bermain dengan 10 pemain, Persija lebih digdaya. Bermain dengan 10 pemain, menjadi bukti soliditas tim. Hasil akhir 2-1 membuat Persija melambung. Posisi empat klasemen akhir menjadi harga yang pantas. Posisi keempat juga menjadi hoki bagi tim yang bermarkas di stadion Patriot Bekasi ini.

Posisi empat juga berarti menjadi berkah tersendiri. Sebab, untuk pertama kalinya setelah 16 tahun, Persija kembali ke level Asia. Bermain di Asia, menjadi satu keuntungan tersendiri. Utamanya dari sponsor. Bermain di Asia juga membuat Persija lebih mendunia. Sebab, AFC Cup bekerja sama dengan Fox Sport. Jaringan televisi mendunia yang guritanya sampai ke Asia.

Hanya itu? Tentu saja belum. The Jakmania, jelas akan semakin bangga. Kreatifitas mereka dalam mendukung tim kebanggaannya akan semakin mendunia.  Lagu-lagu dan koor mereka yang sahdu dan menyayat-nyayat kalbu akan semakin terasa bahwa Persija layak dan sangat layak tampil di Asia.

Meminjam istilah yang lagi kekinian, Persija Jaman Now jelas beda. Hadirnya sosok Gede Widiade selaku nahkoda di Persija jelas membawa dampak yang signifikan. Gede yang pengalaman dalam mengurus tim membawa energi positif.

Tentunya, energi ini harus disalurkan sedemikian rupa sehingga menghasilkan kekuatan besar, sebesar tim Persija. Gubernur DKI, Anies dan wakilnya Sandiaga Uno sudah memberikan dukungan selayaknya orang nomor satu di Ibukota. Sepantasnya lah semua stake holder Persija menjaga kekompakan dan kesolidan. Berkolaborasi dalam satu harmonisasi demi satu tujuan. Kejayaan Persija. Sebab, Persija Jaman Now kini mendunia. (*)

Spread the love

Leave a Reply