Persija Meminta Semua Bersikap Tenang

Pertandingan Persib Bandung kontra Persija Jakarta, Sabtu (22/7), menyisakan cerita sedih. Usai pertandingan, muncul keributan yang akhirnya mengecewakan banyak pihak. Lemparan botol air minum dari tribun penonton ke pemain Persija telah terjadi di laga yang dijuluki El Classico-nya kompetisi Indonesia tersebut. Belum lagi, pemukulan oleh oknum terhadap ofisial Persija pada saat pertandingan berakhir.

Menghadapi keributan tersebut, Direktur Utama PT Persija Jaya Jakarta, Gede Widiade meminta banyak pihak untuk bersikap tenang. Termasuk para suporter. Pengusaha keturunan Bali tersebut berharap kejadian memilukan tersebut tak terjadi lagi.

“Teman-teman The Jakmania yang saya cintai, hormati dan hargai pengorbanan dari pemain dan ofisial Persija yang sangat berani datang ke Bandung ‘sendirian’ sebagai tamu terhormat dengan kreasi kreasi yang positif pada saat kita menjamu kedatangan mereka di rumah kita,” kata Gede dalam Instagram resminya.

Beberapa pemain Macan Kemayoran pun mengamini. Salah satunya, Sandi Sute. Pemain asal Palu tersebut sejatinya juga memahami akan muncul banyak pihak yang kecewa terhadap keributan yang terjadi. Namun, katanya, kasus tersebut harus segera disingkapi dan dihadapi dengan kepala dingin.

“Tak perlu lagi aksi balas dendam. Sepak bola itu persahabatan. Jika ada yang panas di lapangan, di luar lapangan, harusnya beda cerita lagi. Semua adalah teman. Kalau pun ada keributan dan pelanggaran, sudah ada pihak yang berwenang untuk mengurusinya,” kata Sandi.

Seperti diketahui, dalam sepuluh tahun terakhir, partai Persija versus Persib memang kerap memunculkan kisah miris. Pengawalan ekstra ketat selalu muncul pada pertandingan yang mempertemukan dua tim tradisional tersebut. Hal inilah yang membuat manajemen Macan Kemayoran berniat untuk memperbaiki semuanya, mulai dari musim ini.

“Damai itu Indah, bertambah teman itu barokah, ”pungkas Gede Widiade. (HM)

Spread the love

Leave a Reply