Pesan Bepe Agar The Jakmania Bisa Jaga Nama Baik Persija dan Jakarta

SUPERBALL.ID, JAKARTA – Pemain Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, memberikan sebuah pesan kepada The Jakmania.

Pesan itu dilontarkan Bepe sapaan akrab Bambang Pamungkas agar The Jakmania bisa menjaga nama baik Persija dan Jakarta.

Seperti diketahui, saat Persija meraih kemenangan 3-0 atas Perseru Serui di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/6/2017), ada beberapa kerusuhan yang sangat merugikan Macan Kemayoran.

Pasalnya ada sekelompok orang yang berusaha masuk ke dalam Stadion Patriot dengan cara menjebol pintu usai babak pertama berakhir.

Aksi tersebut langsung membuat kerusuhan di luar Stadion Patriot dengan terjadi lemparan batu kepada pihak kepolisian.

Walhasil beberapa anggota pihak kepolisian, masyarakat umum, dan wartawan terkena lemparan batu sehingga mengalami luka bocor di kepalanya.

Kata Bepe tindakan tersebut sangat tidak dapat ditolelir.

Sebab, tingkah laku tersebut bisa mengakibatkan terusirnya Persija dari wilayah ibu kota Jakarta dan sekitarnya.

“Jika hal tersebut sampai terjadi, maka akan menjadi sebuah kerugian yang luar biasa besar tidak hanya bagi Persija, namun juga anda sekalian pendukung Persija Jakarta” tulis Bepe di akun instagramnya.

Pemain bernomor punggung 20 itu juga menambahkan bahwa rasa cinta terhadap Persija memang dapat diwujudkan dalam bentuk yang sangat beragam.

Namun menurutnya melakukan pengerusakan ataupun keonaran bukanlah salah satu diantaranya.

Bepe juga memberikan doa agar para korban yang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut segera pulih.Pemain asal Getas, Jawa Tengah, itu juga berharap para korban bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala.

“Persija adalah simbol kota Jakarta dan sebuah kebanggaan yang harus sama-sama kita jaga,” kata Bepe.

Mantan pemain Pelita Bandung Raya itu juga mengatakan bahwa tugasnya bersama rekan-rekannya itu menjaga nama baik Persija di atas lapangan.

Sedangkan untuk menjaga nama baik Persija di tribun, sekitar stadion, di jalan, atau dimana pun adalah tugas dari pecinta Persija.

“Persija adalah identitas ibu kota,” kata Bepe.

“Bagaimana cara kita mendukung dan menjaga Persija adalah cerminan budaya masyarakat kota Jakarta.”

“Semoga peristiwa tersebut menjadi yang terakhir dan tidak terulang kembali,” tutupnya.

Sebelumnya usai kejadian tersebut, Panpel Persija memutuskan pertandingan melawan Sriwijaya FC digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Jumat (16/6/2017).

Meskipun Persija menang dengan skor 1-0 atas Sriwijaya FC, laga tersebut tidak boleh disaksikan oleh penonton atas saran dari pihak kepolisian Bekasi. (*)

Sumber: superball.tribunnews.com

 

Spread the love

Leave a Reply