Spirit to Basic (2) : Pemberdayaan Pemuda

YOUTH DEVELOPMENT

Pemuda merupakan Harapan Bangsa!

Di dalam masyarakat pemuda merupakan suatu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita  perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya, karna pemuda sebagai harapan bangsa dapat diartikan bahwa siapa yang menguasai pemuda akan menguasai masa depan.

Princeton mendefinisikan kata pemuda (youth) dalam kamus Webstersnya sebagai “the time of life between childhood and maturity; early maturity; the state of being young or immature of inexperience; the freshness and vitality characteristic of a young person”.

Definisi lainnya ditunjukkan oleh Al Quran. Dalam kaidah bahasa Qurani pemuda atau yang disebut  “asy-syabab”  didefinisikan dalam ungkapan sifat dan sikap seperti :

  1. Berani merombak dan bertindak revolusioner terhadap tatanan system yang rusak. Seperti kisah pemuda (Nabi) Ibrahim. (QS. Al-Inbiya, 21:59-60).
  2. Memiliki standar moralitas (iman), berwawasan, bersatu, optimis, dan teguh dalam pendirian serta konsisten dengan perkataan. Seperti tergambar pada kisah Ash-habul Kahfi (para pemuda penghuni gua. (QS. 18:13-14).
  3. Seseorang yang tidak berputus-asa, pantang mundur, sebelum cita-citanya tercapai. Seperti digambarkan pada pribadi pemuda (Nabi) Muda. (QS. Al-Kahfi, 18:60).

Jadi pemuda identik dengan sebagai sosok individu yang berusia produktif dan mempunyai karakter khas yang spesifik yaitu revolusioner, optimis, berpikiran maju, dan memiliki moralitas. Kelemahan mencolok dari seorang pemuda adalah kontrol diri dalam artian mudah emosional, sedangkan kelebihan pemuda yang paling menonjol adalah mau menghadapi perubahan, baik berupa perubahan sosial maupun kultural dengan menjadi pelopor perubahan itu sendiri.

Spread the love

Leave a Reply