Tanpa Meremehkan, Persija Siap Ambil Poin Penuh dari Borneo

Piala Presiden 2018

BALI- Persija sukses membukukan kemenangan perdana di Piala Presiden 2018. Macan Kemayoran menang telak 3-0 dari PSPS Riau. Kemenangan ini jelas menjadi modal berharga ketika Persija bertemu Borneo FC, Rabu (24/1/2018).

Di atas kertas, kekuatan Persija bisa dibilang berimbang. Mengingat Borneo mendatangkan pemain berpengalaman seperti Boas Saloza. Kapten Timnas ini sengaja bermain untuk Borneo di Piala Presiden. Namun, sejatinya kekuatan Borneo bukan hanya Boas. Sebab, pemain-pemain baru Borneo siap menunjukkan aksi serupa seperti ketika mereka bermain melawan Bali United. Seperti Stevan Markovic, Andre Luis, Jusmadi juga eks Bhayangkara FC Khairallah Abdelkbir. Justru pemain-pemain baru dan masih seleksi ini bisa sangat membahayakan tim Ibukota seperti ketika mereka berjibaku melawan gempuran Serdadu Tridatu.

So, menghadapi Borneo, pelatih Persija Stefanno Cugurra atau karib dipanggil Teco mempunyai strategi lain. Seperti apa? Pelatih yang baru saja membawa Persija meraih gelar tittle juara di Turnamen Boost Sports Fix Super Cup di Malaysia ini menyebut strateginya bakal menyulitkan pertahanan Borneo. ” Tapi secara terbuka tentu kami tidak bisa memaparkannya. Itu akan jadi strategi kami di pertandingan nanti,” papar eks pelatih fisik Persebaya itu. Namun, pelatih juga pernah membesut Changrai Thailand itu meminta timnya tidak meremehkan lawan. ” Kami sudah berkumpul sekitar sebulan. Fisik pemain memang belum 100 persen. Tapi progresnya terus membaik. Jadi kami tidak akan terlalu khawatir dengan pemain kami. Apalagi kami juga membawa banyak pemain. Tidak ada pemain cadangan di tim. Kami hanya menerapkan persaingan yang fair dalam tim. Sepakbola perlu fisik bagus. Siapa yang siap pasti akan bermain di starting eleven, ” terang Teco.

Apa yang dikatakan Teco memang bukan omong kosong. Sebab, pemain seperti Bambang Pamungkas, Ismet Sofyan ataupun Ramdani dan Maman Abdurahman pernah memulai pertandingan dari bangku cadangan. Itu dilakukan Teco karena ia ingin menerapkan¬† keterbukaan dalam tim. “Yang paling siaplah yang akan bermain,” tegas Teco.

Pemain muda Ahmad Saifullah menyebut, persaingan tim sangat ketat. ” Saya harus kerja keras untuk bisa bermain. Tapi itu bagus untuk menunjukkan mentalitas bermain untuk pemain muda,” ungkap pemain yang jarib dipanggil Teco Drogba itu.

Untuk itu, tekad Persija sudah bulat. Meraih tiga poin di laga kedua untuk secepatnya meraih satu tempat di babak delapan besar. ” Setiap pertandingan kami anggap sebagai final dan semua komponen tim setuju dengan itu,” timpal Teco. (*)

Spread the love

Leave a Reply